Portal Berita

Hilang tiga hari seorang anak perempuan ditemukan membusuk di Kebun Warga

0

Gunungsitoli, tribratanewsresnias – Seorang anak perempuan bernama Fitri Amanda Waruwu Als Fitri (13 Tahun), siswi kelas VI SD yang tinggal di Dusun V Desa Sitolubanua Kec. Bawolato Kab. Nias, ditemukan oleh Keluarga dibantu warga di kebun milik Robertus Halawa di Dusun V Desa Sitolubanua Kec. Bawolato Kab. Nias, Senin (13/09/2021).

Korban diketahui tidak kembali lagi kerumahnya sejak Hari Jum’at (10/09/2021) sekira pukul 16.00 Wib, sehingga Pihak Keluarga merasa Khawatir dan bersama warga melakukan pencarian dikebun sekitar tempat kediaman Korban, namun tidak membuahkan hasil sehingga pada Hari Minggu Pihak Keluarga melaporkan hal hilangnya Korban tersebut ke Polsek Bawolato.

Pada hari Senin (13/09/2021) Pihak Keluarga maupun warga sekitar masih melanjutkan upaya Pencarian Korban dilanjutkan dan pada pukul 13.07 Wib, Warga yang melakukan pencarian mencium aroma tidak sedap di sekitar kebun milik warga an. Robertus Halawa dan selanjutnya pencarian di fokuskan disekitar kebun tersebut dan selanjutnya Kadus V Desa Sitolubanua Kec. Bawolato Kab. Nias an. Eman Rifyu Halawa, memberitahukan hal tersebut kepada pihak Polsek Bawalato, Personil Polsek Bawalato bersama dengan pihak Puskesmas Bawalato mendatangi lokasi. Setelah tiba dilokasi, Personil Polsek Bawalato bersama dengan Pihak Puskesmas Bawalato mendapatkan posisi korban dalam keadaan telungkup didalam parit dan diatas korban tertutupi dengan rumput dan daun pisang, setelah dibersihkan selanjutnya mayat korban di bawa ke Puskesmas Bawalato kemudian oleh Puskesmas Bawolato dirujuk ke RSUD Thomsen Gunungsitoli karena kondisi mayat korban sudah membusuk.

Dari keterangan Kapolsek Bawolato AKP B. Lase melalui Paur Subbag Humas Polres Nias AIPTU Yadsen. F. Hulu, S.H. “ membenarkan penemuan mayat seorang anak perempuan bernama Fitri Amanda Waruwu Als Fitri (13 Tahun) tersebut di Wilayah Hukum Polsek Bawolato pada Hari Senin (13/09/2021), kita dari Polsek Bawolato langsung turun ke TKP setelah mendapatkan Informasi tentang penemuan Mayat Korban, kemudian melakukan oleh TKP dan mengevakuasi Mayat Korban dan membawa ke Puskemas Bawolato namun karena kondisi Mayat Korban sudah membusuk sehingga oleh Puskemas Bawolato merujuknya ke RUSD dr. Thomsen Gunungsitoli untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. “

Lebih lanjut Kapolsek Bawolato mengatakan bahwa “ Polsek Bawolato sedang memaksimalkan upaya penyelidikan penyebab kematian Korban dengan mengumpulkan barang bukti dan melakukan pemeriksaan terhadap Saksi-sksi Pihak keluarga Korban dan saksi-saksi lainnya, mudah-mudahan kejadian ini akan secepatnya bias kita ungkap, ucapnya mengakhiri. “ (Humas Polres Nias/yfh)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

eleven + sixteen =